Minggu, 04 Maret 2012

Miles Hilton Barber : Petualang Buta Ter Extrem

Miles Hilton Barber.

 MANUSIA BUTA PETUALANG EKSTRIM 

Miles, tak banyak diketahui tentang tempat dan tahun kelahirannya. begitu juga kebutaan pada kedua matanya. Tapi pada usia dua puluhan tahun, ia mengalami kebutaan pada kedua matanya. Miles merupakan seorang petualang ekstrim, menerbangkan pesawat, menyelam, mendaki gunung, menjelajah gurun, dan banyak lagi kegiatan dan petualangan ektrem lagi yang Miles lakukan hingga ia menperoleh julukan " Manusia Buta Petualang Extrem ".
Kebutaan yang menimpa dirinya terbilang masih muda, tak pernah menyurutkan mimpinya untuk mewujudkan mimpi dan tekadnya, Ia mulai belajar untuk menerima, dan mengatasi kebutaan yang menimpanya yang sama sekali belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Setelah banyak belajar mengatasi kebutaan yang dideritanya. Ia mulai melakukan ekspedisi untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaannya, juga untuk tujuan penggalangan dana bagi sebuah yayasan amal untuk orang orang buta. dalam beberapa tahun terakhir Miles telah banyak memecahka rekor dunia untuk setiap petualangan yang ia lakukan.
Pada bulan April 1999. Miles telah menyelesaikan perjalanannya dengan berjalan digurun dengan cuaca terektrem didunia, Gurun Sahara, Pada bulan yang sama dengan tahun berbeda, tahun 2000, Miles melakukan pendakian gunung di kawasan Himalaya yang memiliki ketinggian 17.500 kaki, setelah itu, masih pada tahun yang sama Miles juga menjejakkan kakinya dipuncak Kilimanjaro, Tanzania yang merupakan gunung tertinggi di benua Afrika dengan ketinggian 19.340 kaki, yang juga merupakan salah satu gunung tujuan seven summitter dunia.
Setelah menaklukkan puncak Uhuru, Kilimanjaro, Miles kembali ke Inggris untuk mengikuti perlombaan pemecah rekor " Highest dan deepest 2000 " ( tertinggi dan terdalam 2000 ) yaitu merupakan sebuah kompetisi pendakian gunung tertinggi di Eropa dan penyelaman hingga titik batasan kemampuan terdalam seorang diver.
Masih pada tahun yang sama, November 2000, Miles memecahkan rekor dunia sebagai orang buta pertama yang mengendarai kereta luncur sejauh 400 kilometer di Antartika. Pada Agustus 2001,  Miles berprestasi dalam acara " 11 day Ultra Marathon "  diseluruh China, Termasuk daerah yang ia jelajahi adalah gurun Gobi, dataran tinggi di Tibet ( memiliki ketinggian 12.000 kaki ), juga tembok besar China. Kembali ke Inggris ia menambahkan kegiatannya dengan mendaki gunung Mt. Nevis yang merupakan gunung tertinggi di Inggris.

Pada tahun 2002, Miles berkompetisi di Siberia Ice Marathon, yang juga disebut sebagai " The coldest marathon on the earth ".Beberapa minggu kemudian, setelah memenuhi syarat sebagai penyelam scuba, Miles melakukan 12 penyelaman diperairan terbuka dilaut merah di Hurghada, Mesir, menjelajahi fosil kapal karam 80 kaki diatas terumbu karang, sehingga saat ini ia memenuhi syarat sebagai penyelam scuba open water..

Enam minggu kemudian, Miles, sebagai bagian dari team yang berjumlah 5 orang, membuat rekor dunia baru yang menakjubkan, berjalan melintasi seluruh Qatar Desert non-stop. sejauh 200 kilometer perjalanan, menarik gerobak yang menyimpan air dan persediaan makanan yang beratnya mencapai sepertiga ton, Miles dan teamnya telah melakukan perjalanan itu lebih dari 78 jam  siang dan malam, tanpa tidur.

Setelah menyelesaikan perjalanan itu, Miles kemudian langsung terbang ke Perancis untuk mengikuti event " Paris Marathon ", Namun, pada saat kedatangan di Paris, 36 jam sebelum acara dimulai, ia menemukan dirinya tidak bisa berjalan. secara medis Miles dinyatakan cidera pergelangan kaki karena penjelajahan di gurun panas Qatar dan tak mungkin untuk bisa mengikuti event Paris Marathon.

Dan, masih banyak lagi penjelajahan, petualangan, ekspedisi yang ia lakukan setelah mengalami kebutaan yang memecahkan rekor dunia, hingga banyak orang yang mengaguminya karena keberaniannya yang sangat exstrem.



Singgah di Indonesia

Dalam menjalankan misinya, Miles melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat microlight, dan pada hari minggu tanggal 15 April 2007, pesawat yang Miles kemudikan mendarat di bandara Halim Perdana Kusuma. dan pesawat microlight sendiri merupakan pesawat olahraga dikalangan Federasi Aero Sport Indonesia atau FASI, Pesawat ini biasa diterbangkan oleh pilot pilot dengan sertifikatnya diseleksi sangat ketat. Ekspedisi tersebut Miles lakukan untuk menggalang dana untuk para penyandang cacat tunanetra di negara berkembang.

Singgahnya di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Miles disambut ketua harian pengurus FASI Marsekal Muda TNI Eko Edi Santoso, Kabid Kegiatan Umum Marsda TNI Eris Herryanto, Wakabid Kegiatan Umum Marsma TNI Daryatmo, Kabid Hubungan Luar Marsma TNI T Djohan Basyar, Kabid Humas Drs Effendi Soen, Kapotdirga Microlight Wunwun Mauladi, Ketua Fasi propinsi Jakarta dan anggota pordirga Microlight.

Disamping itu, Miles melakukan perjalana tersebut sebagai pengemban misi dan penggalangan dana untuk yayasab amal yang menangani orang orang tunanetra. selain itu, Miles bekerja sebagai motivator, pembicara motivasi, sehingga pengalamannya sering pula ia ceritakan kepada para peserta seminar.Hal ini ia lakukan untuk memberikan motivasi pada peserta bahwa semua orang dapat meraih yang mereka impikan.

Hal tersebut ia buktikan dengan kemampuannya mengatasi kebutaan, bagi Miles kebutaan bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk menggapai sebuah impian. Miles selalu mengingatkan bahwa " attitude is what determines altitude " ( sikap adalah apa yang menentukan ketinggian pencapaian ). dan kita juga bisa meraih impian hidup karena " the only limits in our lives are those we accept ourselves " ( batasan dalam kehidupan kita adalah ketika kita menerima apapun yang ada dalam pada diri kita, tanpa mau berusaha, )

Sesuatu yang menakjubkan dikalangan masyarakat dan menimbulkan banyak tanya,karena rute penerbangan yang ditempuh tergolong sangat luar biasa karena terbang beribu ribu kilometer. sehingga sekilas terlihat bahwa kehidupannya pun seperti orang orang yang sehat dan normal secara jasmani. karya karyanya pun sangat banyak bermanfaat khususnya dikalangan tunanetra. Yaitu, sebagai motivasi dan inspirasi orang lain untuk mencapai potensi yang mereka miliki..

1 komentar:

  1. Yang memiliki cerita adventure dan petualangan yang bisa menginspirasi orang lain, bisa share ke alamat email ini. akan kami puplikasikan, selama memenuhi syarat..
    arcopodoadvsgt@yahoo.co.id

    BalasHapus